Jalan Provinsi di Ketapang Rusak Parah, Warga Tagih Janji Pemprov Kalbar dan DPRD

Kondisi salah satu ruas jalan provinsi di Kabupaten Ketapang yang mengalami kerusakan berat dan menghambat aktivitas warga, Senin (12/1).
Kondisi salah satu ruas jalan provinsi di Kabupaten Ketapang yang mengalami kerusakan berat dan menghambat aktivitas warga, Senin (12/1). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Kerusakan infrastruktur di Kabupaten Ketapang kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah ruas jalan provinsi di Ketapang dilaporkan dalam kondisi hancur lebur dan memicu protes keras dari masyarakat.

Warga menilai Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) lamban dalam menangani kerusakan yang terjadi di beberapa titik vital tersebut.

Baca Juga: Warga Keluhkan Jalan Rusak Tanjung Pasar, Ini Respons Bupati Ketapang

Hingga kini, publik masih menanti langkah konkret dari para pemangku kebijakan.

Warga menagih janji Gubernur, Wakil Gubernur, hingga para anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Ketapang–Kayong Utara yang dinilai seolah tutup mata terhadap persoalan ini.

Titik Kerusakan dan Dampak Sosial

Berdasarkan laporan di lapangan, kerusakan berat terjadi di beberapa ruas utama, di antaranya Jalan Tumbang Titi–Tanjung, jalur Pesaguan–Kendawangan, serta Simpang Sei Gantang–Teluk Batu.

Kerusakan ini membawa dampak sistemik bagi kehidupan masyarakat.

Tidak hanya menghambat mobilitas harian, kondisi jalan yang buruk juga mengganggu distribusi ekonomi, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan dasar.

Kurniawan (49), salah satu warga Ketapang, mengungkapkan kekesalan dan kekecewaannya terhadap sikap apatis pemerintah provinsi dan wakil rakyat asal daerah tersebut.

Ia menilai respons yang diberikan sangat minim meski keluhan terus disuarakan.