Indonesia Jajaki Pembelian 40 Jet Tempur JF-17 Thunder dari Pakistan

Jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan lepas landas dengan latar belakang pepohonan. (Dok. Ist)
Jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan lepas landas dengan latar belakang pepohonan. (Dok. Ist)

“Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan hubungan kerja sama pertahanan secara umum, termasuk dialog strategis, penguatan komunikasi antar lembaga pertahanan, dan peluang kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang dalam jangka panjang,” jelas Rico Ricardo.

Ia juga menambahkan bahwa pembicaraan tersebut belum menghasilkan keputusan konkret mengenai pembelian unit tertentu.

Baca Juga: Batch Pertama Segera Tiba, Tiga Jet Tempur Rafale Indonesia Siap Dikirim

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pengiriman maupun jangka waktu kesepakatan yang diusulkan.

Sebagai informasi, langkah ini merupakan kelanjutan dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan bulan lalu guna membahas peningkatan hubungan bilateral, termasuk di sektor pertahanan.

Sebelumnya, Indonesia telah memesan 42 jet Rafale dari Prancis dan 48 jet tempur KAAN dari Turki, serta mempertimbangkan pembelian jet F-15EX buatan AS dan J-10 buatan China.

Spesifikasi JF-17 Thunder

Jet tempur JF-17 Thunder, atau dikenal sebagai FC-1 Xiaolong, adalah pesawat tempur multiperan berkursi tunggal hasil pengembangan bersama Pakistan Aeronautical Complex (PAC) dan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) China.

Pesawat ini diklaim sebagai solusi pertahanan udara yang efisien dan canggih dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan jet tempur Barat.

Varian terbarunya, Blok III, masuk dalam kategori jet tempur generasi 4,5 yang telah dilengkapi dengan radar AESA (Active Electronically Scanned Array), rudal udara-ke-udara PL-15, dan integrasi Helmet-Mounted Display (HMD).

(fr)