Bawa Dana Rp 2 Triliun, Investor Asing Buru Saham Indonesia

Ilustrasi - Investor asing masuk ke pasar saham Indonesia dengan dana Rp 2 triliun di awal 2026. Saham BRI dan Antam jadi favorit. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Investor asing masuk ke pasar saham Indonesia dengan dana Rp 2 triliun di awal 2026. Saham BRI dan Antam jadi favorit. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kepercayaan investor internasional terhadap ekonomi Indonesia terlihat meningkat di awal tahun 2026. Data terbaru menunjukkan bahwa investor asing membawa masuk dana segar hingga Rp 2,04 triliun ke pasar saham Tanah Air hanya dalam waktu satu pekan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aksi beli besar-besaran ini terjadi pada periode 5 hingga 9 Januari 2026.

Baca Juga: Konflik AS-Venezuela Memanas, Cek 3 Rekomendasi Saham Energi Pilihan

Para pemilik modal asing tersebut paling banyak mengincar saham-saham perusahaan besar yang memiliki fundamental kuat, terutama di sektor perbankan dan pertambangan.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi primadona utama dalam periode ini. Investor asing memborong saham bank pelat merah tersebut dengan nilai bersih mencapai Rp 653,5 miliar.

Sektor Tambang dan Otomotif Jadi Pilihan

Selain perbankan, sektor tambang juga menarik minat tinggi. PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menduduki posisi kedua saham terlaris dengan nilai pembelian asing sebesar Rp 628 miliar.

Hal ini menunjukkan optimisme investor terhadap masa depan komoditas mineral Indonesia.

Investor asing juga menyasar sektor otomotif dan konstruksi. Mereka membeli saham Astra International (ASII) dan Petrosea (PTRO) dengan nilai transaksi masing-masing di kisaran Rp 555 miliar.

Baca Juga: OJK: Milenial dan Gen Z Sasaran Empuk Mafia Goreng Saham

Masuknya aliran dana asing ini berdampak langsung pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pasar saham Indonesia menutup pekan pertama tahun ini dengan kenaikan 1,8 persen ke level 8.936,75, memberikan sinyal positif bagi iklim investasi nasional.

(*Sari)