Pemkab Sanggau dan Pemprov Kalbar Bersinergi, Logistik Banjir Segera Disalurkan

Pemkab Sanggau pastikan bantuan banjir dari Pemprov Kalbar berupa sembako tiba Senin. Sekda Aswin Khatib tinjau langsung lokasi terdampak di Sekayam.
Pemkab Sanggau pastikan bantuan banjir dari Pemprov Kalbar berupa sembako tiba Senin. Sekda Aswin Khatib tinjau langsung lokasi terdampak di Sekayam. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau memberikan kepastian terkait penanganan warga terdampak bencana di wilayah perbatasan.

Distribusi bantuan banjir yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dipastikan akan segera disalurkan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Polsek Sekayam Salurkan 1.150 Paket Bantuan Sosial untuk Korban Banjir

Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat yang aktivitasnya terganggu akibat genangan air.

Pemerintah daerah berharap dukungan logistik ini dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat berlangsung.

Koordinasi dengan Pemprov Kalbar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Koordinasi ini membahas teknis dan jadwal pengiriman bantuan logistik agar tepat waktu dan tepat sasaran.

Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, Aswin memperkirakan pasokan bantuan akan tiba di Kabupaten Sanggau pada awal pekan depan.

“Terkait dengan bantuan, rencana dari provinsi itu akan datang bantuan dalam bentuk sembako logistik pada hari Senin, kalau tidak ada halangan,” kata Aswin Khatib saat berada di Kecamatan Sekayam, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga: Polsek Entikong Terjunkan Personel, Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir

Prioritas Warga Terdampak

Kedatangan bantuan banjir ini sangat dinantikan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya di wilayah Sekayam dan sekitarnya yang terdampak cukup signifikan.

Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen untuk segera mendistribusikan paket sembako tersebut begitu logistik tiba di lokasi, sehingga tidak terjadi penumpukan dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

(*Red)