Kunjungi Aselsan Turki, Menhan Sjafrie Terima Cenderamata Helm Pilot Jet Tempur KAAN

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima cenderamata helm pilot jet tempur KAAN dari Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler di kantor Aselsan, Ankara. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima cenderamata helm pilot jet tempur KAAN dari Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler di kantor Aselsan, Ankara. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, ANKARA – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja strategis ke kompleks industri pertahanan Aselsan di Ankara, Turki, Jumat (10/01/2026).

Baca Juga: Perkuat Industri Pertahanan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Markas ASELSAN Turki

Dalam kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie menerima cenderamata istimewa berupa helm pilot jet tempur generasi kelima, KAAN.

Didampingi langsung oleh Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler, CEO Aselsan Ahmet Akyol, dan Sekretaris Industri Pertahanan Turki (SSB) Haluk Gorgun, Sjafrie meninjau berbagai teknologi militer canggih.

Puncak kunjungan ditandai dengan penyerahan helm pilot KAAN oleh Menhan Turki.

Helm karya Aselsan tersebut didesain khusus dengan tulisan nama “Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin” serta penyematan bendera Turki dan Indonesia.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Karo Humas Setjen Kemhan), Brigjen Rico Ricardo Sirait, membenarkan pemberian cenderamata tersebut.

“Helm pilot (KAAN),” ujar Brigjen Rico Ricardo saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (11/01/2026).

Baca Juga: Sinyal ‘Rujuk’ Menguat, AS Sebut Turki Bisa Kembali ke Program F-35 dalam 6 Bulan

Selama berada di Aselsan, Menhan Sjafrie melihat langsung berbagai produk pertahanan unggulan, mulai dari sistem anti-drone, sistem pertahanan udara (hanud), radar, torpedo, hingga mock up jet tempur KAAN.

Terkait jet tempur KAAN, beredar informasi mengenai kontrak strategis antara Indonesia dan Turki.

Dikutip dari akun pengamat militer @avionot, kontrak pembelian 48 unit jet KAAN dikabarkan sudah mencakup kesepakatan mengenai mesin.

Hal ini untuk mengantisipasi ketergantungan pada persetujuan pihak ketiga.

Dalam lawatannya ke Ankara, Menhan Sjafrie didampingi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Duta Besar RI untuk Turki Achmad Rizal Purnama, Kabaloghan Kemhan Marsdya Yusuf Jauhari, serta Dirjen Strahan Kemhan Mayjen Agus Widodo.

Selain meninjau industri pertahanan, agenda utama Menhan Sjafrie bersama Menteri Luar Negeri Sugiono di Turki adalah melakukan pertemuan perdana formula 2+2 dengan Menhan Turki Yasar Guler dan Menlu Turki Hakan Fidan guna memperkuat kerja sama pertahanan dan diplomatik kedua negara.

(ra)