Kapolsek Bedua Ikut Gotong Jenazah di Tengah Banjir

Banjir di Beduai Sanggau lumpuhkan jalan poros. Polisi dan warga terpaksa gotong peti jenazah terobos air setinggi 1,5 meter. 300 KK terdampak.
Banjir di Beduai Sanggau lumpuhkan jalan poros. Polisi dan warga terpaksa gotong peti jenazah terobos air setinggi 1,5 meter. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Ketinggian air berkisar antara 1,5 meter hingga 2 meter di sejumlah titik,” ujarnya.

Hingga Minggu siang, genangan air belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Data mencatat sedikitnya 300 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Beduai terdampak langsung oleh musibah ini.

Menyikapi kondisi debit air yang tinggi, AKP Heri memberikan peringatan keras kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

“Kami juga mengimbau para orang tua untuk melarang anak-anak bermain di area banjir, baik di sekitar rumah maupun di jalan, karena berisiko membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Saat ini, aparat kepolisian bersama warga masih terus bersiaga di lokasi untuk membantu proses evakuasi lanjutan serta melakukan pengamanan di wilayah-wilayah yang ditinggalkan penghuninya.

(Putri)