Waspada! 5 Jenis Ikan yang “Haram” Masuk Piring Ibu Hamil, Bisa Bahayakan Otak Janin

"Ikan memang bergizi, tapi tidak semua aman bagi Bumil. Hindari 5 jenis ikan ini karena kandungan merkuri tinggi yang dapat merusak sistem saraf janin."
Ikan memang bergizi, tapi tidak semua aman bagi Bumil. Hindari 5 jenis ikan ini karena kandungan merkuri tinggi yang dapat merusak sistem saraf janin. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi ibu hamil, ikan adalah pedang bermata dua.

Di satu sisi, ikan adalah sumber protein dan Omega-3 (DHA/EPA) terbaik yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan otak janin.

Namun di sisi lain, lautan kita yang semakin tercemar membuat beberapa jenis ikan berubah menjadi “racun” karena kandungan merkurinya.

Merkuri adalah logam berat yang jika menumpuk dalam tubuh ibu hamil, dapat menembus plasenta dan mengganggu perkembangan sistem saraf serta otak bayi.

Baca Juga: Mengapa Daging Hiu Tidak Aman Dikonsumsi? Ini 6 Alasan dan Bahaya yang Mengintai

Dampak jangka panjangnya bisa berupa gangguan kognitif, masalah penglihatan, hingga keterlambatan bicara pada anak kelak.

Lantas, ikan apa saja yang harus dicoret dari daftar belanjaan selama 9 bulan ke depan? Berikut ulasannya.

1. Ikan Hiu dan Todak (Swordfish)

Mungkin jarang ada yang memasak ikan hiu di rumah, namun menu ini terkadang muncul di restoran seafood tertentu (seperti sup sirip hiu).

Ikan hiu dan todak adalah predator puncak di lautan.

Karena mereka memakan ikan-ikan lain dan hidup cukup lama, tubuh mereka menimbun merkuri dalam jumlah paling tinggi (biomagnifikasi).

Hindari konsumsi daging ikan ini sama sekali selama hamil dan menyusui.

2. Ikan Makarel Raja (King Mackerel)

Perlu dibedakan antara makarel kalengan yang biasa kita temui di supermarket (biasanya aman) dengan Makarel Raja (King Mackerel).

Makarel Raja berukuran sangat besar dan merupakan predator.

Kandungan merkurinya jauh di atas ambang batas aman untuk janin.

Jika Anda ragu membedakan jenis makarel saat berbelanja di pasar ikan, lebih baik pilih jenis ikan lain yang lebih pasti keamanannya seperti ikan kembung.

3. Ikan Tuna Mata Besar (Bigeye Tuna) & Albacore

Tuna adalah primadona, namun Bumil harus selektif. Jenis tuna tertentu seperti Bigeye (Mata Besar) dan Albacore memiliki kadar merkuri lebih tinggi dibanding jenis lain.

Jika Anda “mengidam” tuna, pilihlah Tuna Cakalang (Skipjack) atau tuna kalengan (light tuna) yang umumnya memiliki kadar merkuri lebih rendah.

Batasi konsumsinya maksimal 1-2 porsi (sekitar 150-300 gram) per minggu, jangan lebih.

4. Ikan Mentah (Sushi dan Sashimi)

Terlepas dari jenis ikannya, cara penyajian adalah kunci. Ibu hamil dilarang keras mengonsumsi ikan mentah atau setengah matang.

Ikan mentah berisiko tinggi mengandung bakteri Listeria, Salmonella, dan parasit cacing.

Infeksi Listeria pada ibu hamil sangat berbahaya karena bisa memicu keguguran, bayi lahir mati (stillbirth), atau infeksi berat pada bayi baru lahir, meskipun ibunya hanya merasakan gejala ringan.

5. Ikan Todak (Marlin)

Sering disajikan dalam bentuk steak ikan atau sate ikan di kawasan wisata pantai.

Teksturnya yang tebal seperti daging sapi memang lezat, namun Marlin termasuk dalam kategori ikan dengan merkuri tinggi.

Sebaiknya ganti dengan steak ikan salmon atau kakap yang dimasak matang sempurna.