Gagal Lindungi Maduro, Jenderal Paspampres Venezuela Dipecat

Jenderal Paspampres Venezuela Javier Marcano Tábata (memegang bendera) resmi dipecat imbas diculiknya Nicolas Maduro oleh pasukan AS. (Dok: @opermarcano)
Jenderal Paspampres Venezuela Javier Marcano Tábata (memegang bendera) resmi dipecat imbas diculiknya Nicolas Maduro oleh pasukan AS. (Dok: @opermarcano)

Tekanan Amerika pada Pemimpin Baru

Delcy Rodríguez, yang mengambil alih kepemimpinan sebagai presiden sementara setelah dilantik Majelis Nasional, kini menghadapi situasi yang sangat pelik.

Selain harus menata ulang keamanan internal, ia juga berada di bawah ancaman langsung dari Washington.

Dalam konferensi pers pasca-operasi, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa ia memegang kendali atas nasib Venezuela.

Trump memperingatkan Rodríguez secara terbuka bahwa ia akan menghadapi nasib yang lebih buruk daripada Maduro jika tidak mematuhi tuntutan AS, termasuk penyerahan 50 juta barel minyak.

Di tengah tekanan tersebut, Rodríguez menunjukkan sikap yang bercabang. Ia mengecam keras aksi AS terhadap Maduro dan menyebutnya sebagai penculikan ilegal.

Baca Juga: AS Serang Venezuela Demi Putus Minyak China

Namun, di sisi lain, pemerintahannya menyatakan kesediaan untuk membuka pintu kerja sama dengan Washington.

Pemecatan Jenderal Tábata ini dinilai pengamat sebagai langkah awal Rodríguez dalam merespons kegagalan sistem keamanan negara sekaligus upaya konsolidasi kekuasaan di tengah ancaman intervensi asing.

(*Sari)