Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Kegagalan fatal dalam melindungi kepala negara berujung pada pemecatan petinggi militer Venezuela. Jenderal Javier Marcano Tábata resmi dicopot dari jabatannya sebagai komandan pasukan pengamanan presiden (Paspampres) setelah insiden penculikan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan khusus Amerika Serikat.
Perintah pemecatan ini dikeluarkan langsung oleh Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, hanya berselang beberapa hari setelah operasi militer kilat AS mengguncang kota Caracas.
Pertahanan Jebol
Jenderal Marcano Tábata sebelumnya memimpin Pasukan Pengawal Kehormatan Presiden, unit elit yang bertanggung jawab penuh atas keselamatan Maduro.
Baca Juga: Usai Tangkap Maduro, Trump Panggil Raksasa Minyak AS
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun media internasional, unit ini tidak berdaya saat menghadapi serbuan pasukan khusus Delta Force AS pada Sabtu pekan lalu.
Laporan lapangan menyebutkan bahwa pertahanan di sekitar Maduro jebol, menyebabkan sang presiden berhasil dibawa paksa oleh pihak Amerika.
Diperkirakan puluhan anggota pengawal tewas dalam upaya mempertahankan Maduro dalam insiden berdarah tersebut.
















