Faktakalbar.id, SINTANG – Situasi sulit akibat krisis energi di wilayah perhuluan membuat masyarakat akhirnya bereaksi.
Puluhan warga Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, menggelar aksi protes di halaman Kantor Camat Ambalau pada Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Gas 3 Kg Langka di Sintang, Harga Tembus Rp100 ribu
Kedatangan massa ini membawa aspirasi mendesak terkait kelangkaan gas LPG subsidi 3 kilogram dan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang menghilang dari pasaran.
Aksi damai ini menjadi puncak kekesalan warga karena kondisi tersebut dinilai sudah berlangsung terlalu lama tanpa solusi konkret.
Krisis Sejak Akhir Tahun
Berdasarkan tuntutan yang disampaikan, warga menyebutkan bahwa kesulitan mendapatkan bahan bakar dan gas subsidi ini bukan masalah baru.
Kondisi kelangkaan gas LPG dan Pertalite ini dilaporkan telah terjadi dan dirasakan masyarakat sejak bulan Desember 2025 lalu.
Hilangnya komoditas vital ini dari peredaran menyebabkan aktivitas harian masyarakat di Kecamatan Ambalau menjadi sangat terganggu.
Mobilitas warga terhambat akibat ketiadaan bensin, sementara kebutuhan dapur rumah tangga terkendala akibat sulitnya mencari gas melon.
















