Update Bencana Awal Tahun: Korban Meninggal Sitaro Jadi 17 Orang, Jenazah di Dompu Hanyut Terseret Banjir

Banjir merendam sejumlah permukiman warga di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat akibat hujan lebat pada Rabu, (7/1). Sumber BPBD Kab Sumbawa Barat
Banjir merendam sejumlah permukiman warga di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat akibat hujan lebat pada Rabu, (7/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Pagar kuburan roboh dan satu jenazah yang telah dimakamkan sekitar 25 hari sebelumnya terseret banjir, yang pada malam hari diupayakan untuk dilakukan penguburan kembali,” bunyi laporan tim asesmen lapangan.

BPBD Kabupaten Dompu telah berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR, untuk menangani dampak kerusakan dan potensi gangguan kesehatan pascabencana.

Meski air mulai surut, BMKG memperingatkan masih adanya potensi hujan lebat susulan.

Baca Juga: Banjir Bandang Hantam Kepulauan Sitaro: 9 Tewas, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Update Korban Sitaro

Beralih ke Sulawesi Utara, penanganan darurat banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) memasuki hari keempat. Tim gabungan terus fokus pada pencarian korban hilang dan pemenuhan kebutuhan pengungsi.

Data per Kamis (8/1) menunjukkan adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia.

“Jumlah korban jiwa meninggal dunia tercatat sebanyak 17 orang, termasuk satu korban anak yang ditemukan pada Rabu (7/1). Dari total tersebut, sebagian korban telah teridentifikasi,” ungkap laporan Pusdalops BNPB.

Saat ini, dua orang masih dinyatakan hilang. Kerusakan fisik juga tercatat cukup masif, dengan 30 unit rumah hilang disapu banjir dan 52 unit rumah rusak berat.

Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi selama 14 hari hingga 18 Januari 2026.

BNPB mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap waspada.

“Masyarakat diminta menjauhi wilayah rawan dan segera melakukan evakuasi mandiri apabila terjadi kondisi darurat,” imbau BNPB.

(*Red)