Camat Marau Dukung Pembangunan Pabrik di Iras, Tegaskan Anti Monopoli

Camat Marau Supardi memberikan sambutan menggunakan mikrofon saat acara Pembukaan Adat pembangunan pabrik di Desa Sukakarya, Ketapang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Camat Marau Supardi memberikan sambutan menggunakan mikrofon saat acara Pembukaan Adat pembangunan pabrik di Desa Sukakarya, Ketapang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Jangan ada istilah monopoli. Monopoli itu adalah bisnis zaman kolonial. Sekarang kita harus membangun dengan prinsip kebersamaan dan persaingan yang sehat, agar semua masyarakat mendapat manfaat,” tegasnya.

Supardi berharap, kehadiran pabrik ini mampu menjadi solusi konkret bagi para petani sawit dalam menampung hasil panen mereka.

Baca Juga: Andalkan Swadaya dan CSR Perusahaan, Warga Marau Kompak Perbaiki Jembatan Sungai Sarang

Selain itu, investasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual komoditas, membuka lapangan pekerjaan baru, serta memacu pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Marau dan wilayah sekitarnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas dilaksanakannya prosesi Pembukaan Adat sebelum pembangunan dimulai.

Hal ini dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat dan kearifan lokal, memastikan bahwa pembangunan fisik berjalan selaras dengan nilai-nilai budaya masyarakat setempat.

“Dengan pembukaan adat ini, kita berharap pembangunan pabrik berjalan lancar, aman, dan benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat Marau,” pungkas Supardi.

(ra)