8 Band Legendaris yang Personilnya Saling Benci, Tapi Sukses Besar!

Personil Band Ramones. Joey dan Johnny Ramone menjalani karier selama 20 tahun sambil saling mendiamkan satu sama lain. (Dok. Ist)
Personil Band Ramones. Joey dan Johnny Ramone menjalani karier selama 20 tahun sambil saling mendiamkan satu sama lain. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak penggemar musik mengira bahwa chemistry hebat di atas panggung lahir dari persahabatan yang erat. Padahal realitanya, sejarah musik mencatat banyak karya masterpiece justru lahir dari perang dingin antar personilnya.

Mulai dari saling diam di belakang panggung hingga baku hantam fisik, kebencian ternyata bisa menjadi bahan bakar kreativitas yang dahsyat.

Berikut adalah 8 band legendaris dunia yang personilnya saling benci namun tetap profesional mencetak hits dunia.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Lagu Galau: Bedah Lirik “Always I’ll Care” Jeremy Zucker sebagai Surat Rindu Anak Rantau

1. Oasis: Perang Saudara yang Berakhir Manis

Drama kakak-beradik Gallagher, Liam dan Noel, adalah legenda di dunia Britpop. Konflik mereka sangat eksplosif, mulai dari saling lempar tongkat kriket, ejekan kasar di media sosial, hingga puncaknya saat Liam melempar buah plum dan gitar ke arah Noel di ruang ganti konser Paris yang memicu pembubaran band.

Namun, kabar terbaru membawa angin segar. Setelah belasan tahun bermusuhan, mereka akhirnya berdamai.

Oasis bahkan sukses menggelar tur reuni akbar Oasis Live ’25 pada tahun 2025 lalu yang meraup keuntungan ratusan juta dolar dan memuaskan rindu jutaan penggemar.

2. Fleetwood Mac: Album dari Penderitaan Cinta

Album Rumours sejatinya adalah dokumentasi perselingkuhan dan kehancuran rumah tangga para personilnya.

John dan Christine McVie saling mendiamkan satu sama lain di studio, sementara Lindsey Buckingham dan Stevie Nicks saling meneriakkan lirik penuh dendam di panggung setiap malam. Hebatnya, penderitaan cinta satu sama lain ini justru melahirkan album tersukses mereka.

3. The Police: Ego yang Bertabrakan

Di balik harmoni lagu-lagu hits mereka, terdapat konflik ego yang besar antara Sting dan drummer Stewart Copeland. Sting ingin mengontrol setiap not lagu, sementara Copeland memiliki ego yang tak kalah besar.

Sesi rekaman mereka sering berakhir dengan baku hantam hanya gara-gara masalah tempo. Ketegangan ini membuat musik mereka terdengar sangat rapi, namun akhirnya bubar justru saat berada di puncak popularitas.

4. Ramones: 20 Tahun Saling Diam

Joey dan Johnny Ramone menjalani karier selama 20 tahun sambil saling mendiamkan satu sama lain. Penyebab utamanya adalah masalah asmara, di mana Johnny menikung pacar Joey.

Bayangkan saja, mereka harus tur bareng selama dua dekade di dalam mobil van sempit dengan orang yang paling dibenci, tapi tetap harus berteriak “Hey Ho, Let’s Go” setiap malam. Benar-benar siksaan batin yang profesional.