“Begitu influenza menyerang, efeknya bisa bertahan lebih lama dibandingkan fase sakit akutnya,” jelas Schaffner.
Peneliti Senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh A Adalja, merinci tahapan gejala yang perlu masyarakat waspadai.
Baca Juga: Kemenkes Konfirmasi 62 Kasus Super Flu Terdeteksi di Indonesia
Menurutnya, meski demam mereda dalam beberapa hari, rasa lelah luar biasa (fatigue) dan tidak enak badan bisa bertahan hingga satu minggu atau lebih.
Selain itu, tubuh akan membentuk respons peradangan untuk melawan virus. Proses ini seringkali memicu batuk kering, sakit tenggorokan, dan rasa lemas yang berkepanjangan meskipun infeksi utamanya sudah mulai sembuh.
(*Sari)
















