Faktakalbar.id, KALIMANTAN BARAT – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bergerak cepat merealisasikan target investasi nasional. Presiden mengadakan pertemuan strategis dengan CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1/2026) malam.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan lima titik proyek hilirisasi oleh Danantara Indonesia. Pemerintah menargetkan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek-proyek ini pada awal bulan depan.
Sekretariat Kabinet melalui pernyataan resminya pada Senin (5/1/2026) mengutip detail nilai investasi tersebut.
Baca Juga: Lawan Aturan Hilirisasi: Ekspor Sarang Walet Kotor Masih Terjadi, Barantin Sita 950 Kg
“Program tersebut akan dilakukan di beberapa provinsi Indonesia dengan total investasi sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun,” tulis keterangan tersebut.
Pemerintah memang tengah mencanangkan 18 proyek hilirisasi baru di bawah naungan Danantara. Proyek raksasa ini mencakup pembangunan pabrik pengolahan komoditas mineral, kimia, hingga hasil perkebunan.
















