4. Melancarkan Pencernaan
Kesulitan buang air besar (sembelit) bisa diatasi dengan serat kasar yang ada pada kolang-kaling.
Serat ini membantu meningkatkan massa feses dan memperlancar pergerakan usus, sekaligus membuang racun-racun sisa pencernaan dari dalam tubuh.
5. Sumber Hidrasi Tubuh
Kolang-kaling memiliki kandungan air yang sangat tinggi, mencapai lebih dari 90%.
Mengonsumsinya saat cuaca panas atau setelah beraktivitas fisik membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang dan mencegah dehidrasi, sekaligus memberikan efek segar yang menenangkan.
6. Menjaga Kesehatan Kulit (Awet Muda)
Kandungan air yang tinggi dan vitamin B dalam kolang-kaling membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.
Kulit yang terhidrasi dengan baik akan tampak lebih kenyal, cerah, dan terlindungi dari kerutan halus akibat penuaan dini.
7. Mengatur Kadar Gula Darah
Meskipun sering dijadikan manisan, kolang-kaling murni sebenarnya memiliki indeks glikemik yang relatif rendah.
Serat di dalamnya membantu memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah, sehingga aman dikonsumsi (dalam batas wajar dan pengolahan yang tepat) untuk menjaga kestabilan gula darah.
Catatan Penting: Cara Konsumsi yang Sehat
Meskipun menyehatkan, manfaat kolang-kaling bisa hilang jika cara pengolahannya salah.
Kebanyakan orang mengonsumsinya dengan sirup merah manis, susu kental manis, atau gula pasir dalam jumlah banyak.
Tips Sehat:
- Rebus Polos: Untuk pengobatan nyeri sendi, rebus kolang-kaling dengan air dan daun pandan saja tanpa gula.
- Ganti Pemanis: Jika ingin rasa manis, gunakan sedikit madu, gula aren, atau rebus dengan air kelapa untuk rasa manis alami.
- Hindari Pewarna: Usahakan membeli kolang-kaling yang warnanya putih alami (bukan putih mencolok pemutih) dan hindari penggunaan pewarna tekstil yang berbahaya.
Jadi, jangan tunggu bulan puasa untuk makan kolang-kaling. Jadikan buah ini camilan harian sehat Anda dan keluarga!
Baca Juga: Anti Bosan! 6 Cemilan Praktis dan Enak yang Bisa Kamu Buat Sendiri Saat Weekend
(*Mira)
















