“Namun tidak ditemukan orang di atas sampan,” kata Junetra memberikan konfirmasi terkait temuan tersebut.
Riwayat Penyakit Korban
Berdasarkan bukti-bukti yang tertinggal di atas perahu, warga setempat menyimpulkan bahwa korban terjatuh ke sungai saat sedang beraktivitas.
Dugaan ini semakin kuat dengan adanya informasi dari pihak keluarga dan tetangga yang menyebutkan kondisi kesehatan korban.
Baca Juga: Hanyut Tiga Hari, Jasad Bocah Korban Tenggelam di Sungai Sebalo Bengkayang Akhirnya Ditemukan
Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan yang dikhawatirkan kambuh saat ia sedang berada di atas air.
Sebelum melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, pihak keluarga bersama warga sekitar telah melakukan upaya pencarian mandiri di sekitar lokasi penemuan sampan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Operasi Pencarian SAR
Menindaklanjuti laporan insiden warga diduga tenggelam tersebut, Kansar Pontianak segera mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Sintang menuju lokasi kejadian.
Tim penyelamat dibekali dengan berbagai peralatan pendukung, mulai dari perahu karet (rubber boat), peralatan medis, alat navigasi, hingga alat komunikasi.
Hingga berita ini diturunkan pada Minggu malam, korban belum berhasil ditemukan. Tim di lapangan terus berupaya menyisir area sungai untuk menemukan keberadaan korban.
“Hingga saat ini, proses pencarian oleh tim SAR gabungan masih terus berlangsung,” ujar Junetra.
(*Red)
















