Atasi Pendangkalan Muara, Menhan Sjafrie: Alat Berat Turun Dua Minggu Lagi

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin (tengah, berkacamata hitam), saat menyusuri aliran Sungai Tamiang menggunakan kapal cepat untuk meninjau kondisi sedimentasi dan muara di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin (tengah, berkacamata hitam), saat menyusuri aliran Sungai Tamiang menggunakan kapal cepat untuk meninjau kondisi sedimentasi dan muara di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, ACEH TAMIANG – Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, bergerak cepat menangani persoalan sedimentasi dan rehabilitasi pascabencana di wilayah Aceh.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1), Sjafrie memastikan pengerahan alat berat untuk normalisasi sungai akan dimulai dalam dua minggu ke depan.

Baca Juga: Dongeng Ceria Hadirkan Zona Anak, Pulihkan Psikososial Korban Bencana di Aceh Tamiang

Langkah strategis ini akan dieksekusi melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuala.

Sjafrie memimpin langsung rapat koordinasi persiapan pembentukan satgas tersebut usai melihat kondisi lapangan.

Menurutnya, normalisasi ini mendesak dilakukan untuk menyelaraskan tahapan rehabilitasi wilayah dengan pemulihan aktivitas ekonomi warga.

Tinjauan Udara dan Laut

Sebelum memimpin rapat, Sjafrie melakukan inspeksi menyeluruh untuk memetakan masalah.

Ia mengawali kegiatan dengan pantauan udara guna mendapatkan gambaran visual kondisi alur sungai, tingkat sedimentasi, hingga kawasan muara yang menjadi fokus penanganan.

Baca Juga: Dari Panggung DJ ke Kantor Kemhan, Ayu Aulia Jawab Tudingan “Jalur Ordal”: Tesnya Gak Gampang!

Tak hanya dari udara, Menhan juga turun langsung menyusuri sungai menggunakan kapal hingga ke titik muara untuk memastikan data yang akurat bagi operasi Satgas Kuala nantinya.

(Ra)