“Hantu Laut” Buatan RI: USV Arrow 600, Drone Siluman Pembawa Rudal yang Siap Jaga NKRI

Tampilan mock-up USV Arrow 600 buatan PT Lundin yang dipamerkan di Indo Defence 2025. Drone kapal ini memiliki fitur unik berupa penyimpanan amunisi di dalam lambung untuk menjaga kemampuan stealth. (Dok. Ist)
Tampilan mock-up USV Arrow 600 buatan PT Lundin yang dipamerkan di Indo Defence 2025. Drone kapal ini memiliki fitur unik berupa penyimpanan amunisi di dalam lambung untuk menjaga kemampuan stealth. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Industri pertahanan maritim Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah teknologi militer modern.

PT Lundin Industry Invest, galangan kapal swasta nasional yang berbasis di Banyuwangi, memperkenalkan inovasi terbarunya yakni USV Arrow 600.

Baca Juga: Milestone Alutsista: PT PAL Luncurkan Frigat Arrowhead 140 Pertama, Target Serah Terima 2028

Ini adalah drone kapal permukaan (Unmanned Surface Vehicle) yang dirancang dengan kemampuan “siluman” (stealth) dan daya gempur tinggi untuk menjawab tantangan peperangan laut masa depan.

Dikembangkan melalui kerja sama strategis dengan perusahaan spesialis sistem kendali asal Swedia, ATGEIR Autonomous Systems, USV Arrow 600 menjadi evolusi signifikan dari generasi sebelumnya.

Keunggulan utama kapal tanpa awak ini terletak pada desainnya yang mampu menyembunyikan persenjataan di dalam lambung, sehingga sulit dideteksi radar musuh.

“Keunggulan utama Arrow 600 terletak pada kemampuannya membawa rudal anti-kapal yang tersimpan di dalam lambung, sehingga jejak radar dan visualnya jauh lebih rendah dibandingkan USV konvensional,” tulis spesifikasi teknis kapal tersebut.

Bisa Jadi “Kamikaze”

Dalam pameran Indo Defence 2025 yang berlangsung 11–14 Juni, PT Lundin menampilkan mock-up USV Arrow 600 yang dilengkapi kemampuan ofensif.

Unit tersebut memperlihatkan konfigurasi enam amunisi loitering munition yang tersimpan rapi di ruang kargo internal.

Baca Juga: Dunia Belum Punya! Pindad dan PAL Rilis Senjata Anti-Drone Pertama dengan Fitur Ganda “Kill”

Fleksibilitas misi menjadi nilai jual utama.

Selain sebagai aset intelijen dan pengawasan (ISR), kapal ini dapat berubah fungsi menjadi drone “kamikaze” dengan membawa hingga 200 kilogram bahan peledak untuk menghantam target musuh.

“Platform ini berevolusi menjadi aset intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR), bahkan dapat difungsikan sebagai drone kamikaze dengan membawa hingga 200 kilogram bahan peledak,” jelas keterangan produk tersebut.

Mesin Senyap dan Cepat

Secara spesifikasi, USV Arrow 600 memiliki panjang 6 meter dengan bobot total 500 kilogram.

Dapur pacunya ditenagai mesin diesel Yanmar 150 horsepower yang dipadukan dengan teknologi waterjet buatan Finlandia.

Penggunaan waterjet ini memungkinkan kapal bergerak senyap dengan menekan kebisingan hingga 80 persen, serta mampu beroperasi di perairan sangat dangkal.