Tragedi di Ankara: Jet Pribadi Jatuh, Panglima Militer Libya dan Petinggi Angkatan Darat Tewas

Panglima Militer Libya, Letnan Jenderal Mohammed Al-Haddad (inset), yang dilaporkan tewas bersama rombongan petinggi militer lainnya setelah pesawat jet yang mereka tumpangi jatuh di selatan Ankara, Turki, Selasa (23/12). (Dok. Ist)
Panglima Militer Libya, Letnan Jenderal Mohammed Al-Haddad (inset), yang dilaporkan tewas bersama rombongan petinggi militer lainnya setelah pesawat jet yang mereka tumpangi jatuh di selatan Ankara, Turki, Selasa (23/12). (Dok. Ist)
  • Letjen Mohammed Al-Haddad – Kepala Staf Umum Angkatan Darat Libya.

  • Letjen Al-Fitouri Ghraibil – Kepala Staf Pasukan Darat.

  • Brigjen Mahmoud Al-Gatawi – Direktur Otoritas Manufaktur Militer.

  • Mohammed Al-Asawi Diab – Penasihat Kepala Staf Umum.

  • Mohammed Omar Ahmed Mahjoub – Fotografer Kantor Media Kepala Staf Umum.

Investigasi dan Pemulangan Jenazah

Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, telah mengonfirmasi penemuan puing-puing pesawat di lokasi kejadian.

Otoritas setempat juga telah menunjuk tim jaksa untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan fatal ini.

Sementara itu, sebuah komite khusus dari Libya telah diterbangkan dari Tripoli menuju Turki.

Baca Juga: Provokasi di Langit Okinawa: Radar China Kunci Jet Tempur Jepang, Asia Timur Memanas

Tim ini bertugas berkoordinasi dengan otoritas Turki untuk investigasi, penyelesaian prosedur hukum, serta mengawasi proses repatriasi (pemulangan) jenazah para korban.

Pemerintah Libya segera mengumumkan masa berkabung nasional sebagai penghormatan terakhir atas gugurnya para pimpinan militer mereka dalam tugas negara.

(Ra)