Komitmen Merawat Keberagaman
Selain pesan spiritual, Wagub Krisantus juga memanfaatkan momentum Peringatan Isra Mi’raj ini untuk menegaskan posisinya sebagai pemimpin bagi seluruh elemen masyarakat.
Ia menyatakan komitmennya untuk mengayomi warga Kalimantan Barat yang majemuk, tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang budaya.
“Saya bukan pemimpin suku atau kelompok tertentu, tetapi pemimpin seluruh Kalimantan Barat. Keberagaman ini harus kita rajut menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan, bukan dipertentangkan,” tegasnya.
Krisantus menambahkan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat adalah sebuah keniscayaan atau sunnatullah.
Oleh karena itu, perbedaan tersebut harus disikapi dengan bijak dan patut disyukuri, bukan justru dijadikan pemicu perpecahan.
Baca Juga: Wagub Kalbar Dorong Sinergi GAMKI dan Pemerintah Pacu Pembangunan Daerah
Makna Spiritual Isra Mi’raj
Di akhir sambutannya, Krisantus mengungkapkan kebahagiaannya bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Desa Lingga.
Ia menilai peristiwa Isra Mi’raj memiliki nilai spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam, terutama berkaitan dengan perintah sholat lima waktu yang menjadi tiang agama.
Sebagai informasi, Isra Mi’raj merupakan peristiwa perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat langsung dari Allah SWT.
(irf/ica)
















