Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren Darul Hijrah, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, pada Minggu (21/12/2025).
Kehadiran orang nomor dua di Kalimantan Barat ini dalam rangka acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Wagub Krisantus Resmikan Sungai Raya Dalam Sebagai Pusat Kuliner Kalbar
Dalam sambutannya, Krisantus menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi kebahagiaan dan ketenangan hidup.
Ia menekankan bahwa rasa syukur merupakan kunci utama untuk membentuk integritas pribadi sekaligus membentengi diri dari sifat-sifat negatif seperti serakah, iri, dan dengki.
“Kunci kehidupan adalah banyak bersyukur atas rahmat yang diberikan Allah SWT. Jangan selalu melihat ke atas, karena itu bisa menghilangkan rasa syukur dan integritas dalam hidup,” ujar Krisantus di hadapan para santri dan masyarakat yang hadir.
Ia mengingatkan jemaah untuk tidak mudah merasa kekurangan atau putus asa. Menurutnya, melihat kondisi saudara-saudara lain yang hidup dalam keterbatasan dapat menjadi pengingat untuk terus mensyukuri nikmat yang ada.
Komitmen Merawat Keberagaman
Selain pesan spiritual, Wagub Krisantus juga memanfaatkan momentum Peringatan Isra Mi’raj ini untuk menegaskan posisinya sebagai pemimpin bagi seluruh elemen masyarakat.
Ia menyatakan komitmennya untuk mengayomi warga Kalimantan Barat yang majemuk, tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang budaya.
“Saya bukan pemimpin suku atau kelompok tertentu, tetapi pemimpin seluruh Kalimantan Barat. Keberagaman ini harus kita rajut menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan, bukan dipertentangkan,” tegasnya.
Krisantus menambahkan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat adalah sebuah keniscayaan atau sunnatullah.
Oleh karena itu, perbedaan tersebut harus disikapi dengan bijak dan patut disyukuri, bukan justru dijadikan pemicu perpecahan.
Baca Juga: Wagub Kalbar Dorong Sinergi GAMKI dan Pemerintah Pacu Pembangunan Daerah
Makna Spiritual Isra Mi’raj
Di akhir sambutannya, Krisantus mengungkapkan kebahagiaannya bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Desa Lingga.
Ia menilai peristiwa Isra Mi’raj memiliki nilai spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam, terutama berkaitan dengan perintah sholat lima waktu yang menjadi tiang agama.
Sebagai informasi, Isra Mi’raj merupakan peristiwa perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat langsung dari Allah SWT.
(irf/ica)
















