“Tercatat empat unit rumah rusak berat, 17 unit rumah rusak ringan, serta enam kandang ternak mengalami kerusakan,” bunyi laporan BPBD Lampung Timur.
Selain banjir dan angin, tanah longsor dilaporkan terjadi di enam kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang berdampak pada belasan rumah dan fasilitas umum.
Baca Juga: Banjir Terjang Kalimantan hingga Jawa, BNPB Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Pemulihan Kawasan Wisata Guci Tegal
Fokus penanganan juga tertuju pada kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, pascabanjir bandang. Kerusakan infrastruktur tercatat pada pipa air panas, jembatan di Pancuran 13, dan pohon tumbang di Pancuran 5.
“Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Tegal bersama tim gabungan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material yang terbawa arus banjir bandang,” lapor BPBD Tegal pada Minggu (21/12).
Pemerintah daerah terus memantau Sungai Gung untuk memastikan keamanan sebelum kawasan wisata dibuka kembali.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi bencana hidrometeorologi masih tinggi hingga tiga hari ke depan (21–23 Desember 2025).
Hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Menyikapi hal ini, BNPB mengeluarkan imbauan tegas kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami mengimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memantau informasi cuaca, memelihara drainase, dan segera melakukan evakuasi mandiri jika hujan lebat berlangsung lama,” imbau BNPB.
(*Red)
















