“Kalau ada keluhan, sampaikan. Apakah jalannya sudah nyaman atau masih ada kekurangan, kami siap menerima dan memperbaiki,” tambahnya.
Tjhai Chui Mie juga meminta masyarakat untuk bersabar karena masih ada sejumlah ruas jalan rusak yang belum tertangani. Pemkot berkomitmen memprioritaskan perbaikan berdasarkan tingkat kerusakan yang paling parah.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Perencanaan, Pemkot Singkawang Satukan Data Lintas Sektoral
Target 2026 dan Kriteria Prioritas
Sementara itu, Kepala Disperkimta Singkawang, Awang Dicko Mahendra, menjelaskan mekanisme penentuan lokasi pembangunan. Selain kondisi fisik jalan, intensitas usulan warga dalam forum resmi juga menjadi pertimbangan utama.
“Kami melihat seberapa sering jalan itu diusulkan masyarakat dalam musrenbang, bukan hanya kondisi kerusakannya,” jelas Awang Dicko.
Untuk tahun anggaran 2026, Pemkot Singkawang telah menargetkan kelanjutan program ini. Rencananya, pembangunan jalan paving akan menyasar 85 lokasi baru yang seluruh pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tahun depan sudah dialokasikan 85 lokasi jalan paving dari APBD,” pungkasnya.
(*Red)
















