Sepanjang 2025, Pemkot Singkawang Rampungkan 196 Ruas Jalan Lingkungan Berpaving

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama jajaran terkait saat meninjau kualitas hasil pembangunan jalan lingkungan berpaving di Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat (19/12/2025).
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama jajaran terkait saat meninjau kualitas hasil pembangunan jalan lingkungan berpaving di Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat (19/12/2025). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang mencatatkan capaian positif dalam sektor infrastruktur permukiman.

Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah berhasil menyelesaikan pembangunan 196 ruas jalan lingkungan berpaving.

Proyek perbaikan akses warga ini tersebar merata di lima kecamatan dengan total cakupan luasan mencapai lebih dari 21 kilometer persegi.

Baca Juga: Pemkot Singkawang Luncurkan Program Jaminan Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyampaikan langsung capaian tersebut saat melakukan peninjauan lapangan di empat ruas jalan lingkungan di kawasan Jalan Pramuka, Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat (19/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Wakil Wali Kota Muhammadin serta jajaran Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta).

Adapun empat lokasi yang ditinjau meliputi Gang Bukit Permai di Kelurahan Bukit Batu, serta Gang Tok Sandi, Gang Patora Dalam 2, dan Blok C di Kelurahan Condong. Pengerjaan di empat titik ini mencakup luas total 2.503 meter persegi.

“Kita sudah kerjakan 185 jalan lingkungan kawasan perumahan dan 11 jalan lingkungan kawasan kumuh di lima kecamatan, total luasnya lebih dari 21 kilometer persegi,” ujar Tjhai Chui Mie di sela peninjauan.

Ultimatum Perbaikan Kualitas

Meskipun progres pembangunan berjalan masif, Tjhai Chui Mie tetap memberikan catatan kritis terkait kualitas pengerjaan.

Saat meninjau Gang Tok Sandi yang baru selesai dikerjakan, ia menemukan adanya penurunan badan jalan.

Merespons hal tersebut, Wali Kota memberikan instruksi tegas kepada Disperkimta dan pihak kontraktor.

“Saya beri waktu satu minggu untuk diperbaiki dan minta staf melakukan pengawasan ketat,” tegasnya.

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan evaluasi terhadap hasil pembangunan jalan lingkungan berpaving di wilayah mereka. Masukan warga dinilai penting untuk memastikan anggaran yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat.