Krisis Air Akibat Banjir, Pemkab Tapanuli Tengah Kerahkan Mobil Tangki Operasi 24 Jam

Tangki air bersih berkeliling untuk mendistribusikan air kepada warga melalui hidran umum yang tersebar di beberapa titik di Tapanuli Tengah.
Tangki air bersih berkeliling untuk mendistribusikan air kepada warga melalui hidran umum yang tersebar di beberapa titik di Tapanuli Tengah. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Pendistribusian air bersih ini bukan hanya kepada para pelanggan PDAM saja, namun bagi masyarakat umum di Tapanuli Tengah,” ujar Masril Tua Rambe kepada wartawan.

Kolaborasi Lintas Instansi

Untuk memaksimalkan jangkauan distribusi air bersih, pemerintah daerah mendapatkan dukungan armada dari berbagai pihak.

Saat ini, sebanyak enam unit mobil tangki dari Kementerian Pekerjaan Umum dan satu unit dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah diterjunkan. Bantuan serupa juga datang dari organisasi kemanusiaan seperti Palang Merah Indonesia (PMI).

Operasional penyaluran air dilakukan secara intensif selama 24 jam penuh. Petugas lapangan dibagi menjadi tiga regu piket untuk menyasar lokasi vital seperti rumah sakit, dapur umum, posko pengungsian, hingga permukiman warga.

Setiap harinya, armada dengan kapasitas 4.000 liter tersebut mengambil air langsung dari sumber mata air di pegunungan Sihaporas.

Baca Juga: Atasi Krisis Air Bersih di Palembayan, Tim Gabungan Kerahkan Mobil Tangki dan Mesin Reverse Osmosis

Mobil-mobil tersebut kemudian berkeliling mengisi 25 hidran umum berkapasitas 2.000 liter yang telah disiapkan di berbagai titik strategis.

Upaya ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sembari menunggu proses perbaikan jaringan pipa yang rusak akibat terjangan material longsor selesai dikerjakan.

(*Red)