Faktakalbar.id, TAPANULI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya menangani krisis air bersih pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November lalu.
Kerusakan parah pada infrastruktur perpipaan PDAM memaksa pemerintah daerah melakukan distribusi air bersih secara manual menggunakan armada mobil tangki.
Baca Juga: Pasokan Air Terganggu Akibat Bencana, Pemkab Padang Pariaman Gencarkan Distribusi Air Bersih
Langkah darurat ini diambil mengingat jaringan air bersih di 15 kecamatan se-Tapanuli Tengah lumpuh total.
Tidak hanya warga yang menjadi korban langsung banjir bandang, masyarakat di kawasan yang tidak terdampak banjir pun turut kesulitan mendapatkan akses air bersih karena putusnya jalur distribusi utama.
Direktur PDAM Mual Nauli, Masril Tua Rambe, menjelaskan bahwa layanan ini tidak terbatas bagi pelanggan tetap perusahaan daerah tersebut. Pihaknya memastikan seluruh warga yang membutuhkan akan dilayani.
















