Pesan Tegas Bahasan di Harlah YAKORMA: Rawat Kerukunan, Bela Kebenaran Bukan Suku!

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, memberikan arahan tegas mengenai pentingnya menjunjung nilai kebenaran di atas fanatisme kelompok saat membuka Harlah YAKORMA XIII di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (20/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, memberikan arahan tegas mengenai pentingnya menjunjung nilai kebenaran di atas fanatisme kelompok saat membuka Harlah YAKORMA XIII di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (20/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan pesan krusial terkait cara merawat keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia menegaskan bahwa kunci utama terwujudnya kerukunan adalah komitmen seluruh elemen bangsa untuk menjunjung tinggi nilai kebenaran di atas segalanya, bukan sekadar membela kepentingan suku atau kelompoknya sendiri.

Baca Juga: Penyelundupan Satwa di Pontianak: Ratusan Burung Ditemukan Mati dalam Boks

Penegasan tersebut disampaikan Bahasan saat membuka puncak peringatan Hari Lahir Yayasan Kerukunan Orang Madura (YAKORMA) XIII Kalimantan Barat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (20/12/2025).

Sebagai pembina YAKORMA yang juga berlatar belakang etnis Madura, Bahasan menekankan bahwa identitas kesukuan tidak boleh dijadikan pembenar atas sebuah kesalahan.

“Kalau kita berlomba-lomba menunjukkan perilaku terbaik kepada semua agama dan semua suku, insya Allah Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, akan tetap rukun dan damai. Yang harus dibela adalah kebenaran, bukan asal-usul suku atau kelompok,” tegasnya.

Miniatur Indonesia

Bahasan menyebut Kota Pontianak sebagai miniatur Indonesia, di mana terdapat sedikitnya 24 etnis yang hidup berdampingan dalam wadah Paguyuban Merah Putih.

Keberadaan paguyuban ini dinilai vital dalam menjaga harmoni sosial dan mempercepat penyelesaian potensi konflik melalui musyawarah.

Baca Juga: Dua Rumah Hangus, Kebakaran Landa Pemukiman Warga di Jalan Teuku Umar Pontianak