Tekno  

10 Peretas Paling Berpengaruh di Dunia

Ilustrasi - Aktivitas peretasan digital yang kerap menjadi perhatian dalam perkembangan keamanan siber global.
Ilustrasi - Aktivitas peretasan digital yang kerap menjadi perhatian dalam perkembangan keamanan siber global.

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Sejarah teknologi digital mencatat nama-nama besar yang mampu menembus sistem keamanan paling ketat di bumi. Para peretas atau hacker ini tidak hanya mengejar popularitas, juga mengubah cara dunia memandang keamanan siber.

Beberapa dari mereka bertransformasi dari buronan menjadi konsultan keamanan bagi perusahaan raksasa.

Berikut adalah 10 peretas paling berpengaruh di dunia yang memiliki rekam jejak fenomenal.

Baca Juga: Laporan Anthropic: Hacker Diduga China Gunakan AI Claude, Otomatisasi Serangan Siber 90%

1. Marc Rogers

Marc Rogers mengawali kariernya sejak dekade 80-an dan menjadi sosok yang sangat dihormati di komunitas siber. Ia membuktikan kelemahannya sistem TouchID Apple dan Tesla Model S melalui teknik peretasannya.

Saat ini, Rogers menjabat sebagai eksekutif keamanan dan aktif mengelola DEF CON, konferensi hacker terbesar secara global.

2. Dr. Charlie Miller

Mantan peretas NSA ini mencatatkan sejarah sebagai orang pertama yang mampu membobol iPhone dan Android. Miller sempat menggemparkan industri otomotif ketika ia berhasil mengambil alih kendali Jeep Cherokee secara nirkabel.

Sekarang, ia mendedikasikan keahliannya untuk membantu perusahaan meningkatkan sistem keamanan produk mereka.

3. HD Moore

HD Moore memberikan dampak besar melalui penciptaan Metasploit Project. Perangkat lunak ini menjadi alat standar bagi para peneliti keamanan untuk menguji kekuatan sebuah jaringan.

Moore tetap menjadi tokoh kunci yang mendorong transparansi dalam pengujian celah keamanan.

Meski publik mengenalnya sebagai Bapak Linux, Torvalds memiliki kemampuan peretasan yang luar biasa di masa mudanya. Ia membangun kernel Linux sebagai sistem operasi terbuka.

Langkah ini merevolusi dunia teknologi karena sebagian besar infrastruktur internet dunia saat ini berjalan di atas sistem ciptaannya.

5. Jeanson James Ancheta

Ancheta mencatatkan namanya sebagai peretas pertama yang mengoperasikan jaringan “botnet” berskala besar. Ia menggunakan ribuan komputer yang terinfeksi untuk menyebarkan spam dan serangan DDoS.

Pihak berwenang akhirnya menangkap Ancheta dan menjadikannya peretas pertama yang menerima hukuman penjara di Amerika Serikat karena penggunaan botnet.