Konflik sensori inilah penyebab utama pusing mendadak. Alihkan perhatian dengan mendengarkan musik atau podcast saja.
4. Manfaatkan Aromaterapi atau Minyak Angin
Aroma tertentu dapat menenangkan saraf dan mengurangi rasa mual.
Selalu siapkan minyak kayu putih, minyak angin roll-on, atau inhaler aroma peppermint dan jahe di tas Anda.
Menghirup aroma segar ini bisa membantu meredakan gejolak di perut. Hindari pewangi mobil yang baunya terlalu menyengat atau manis.
5. Jaga Sirkulasi Udara
Jika memungkinkan, bukalah sedikit jendela mobil sesekali untuk membiarkan udara segar masuk.
Udara di dalam kabin mobil yang tertutup rapat dan penuh karbon dioksida sering kali memperburuk rasa mual.
Jika menggunakan bus ber-AC, pastikan arah semburan AC tidak langsung mengenai wajah atau kepala.
6. Minum Obat Anti Mabuk di Waktu yang Tepat
Jika Anda memang memiliki riwayat mabuk darat yang parah, jangan ragu mengonsumsi obat anti mabuk (seperti Dimenhydrinate).
Kuncinya adalah waktu: minum obat tersebut 30 menit hingga 1 jam sebelum kendaraan berangkat. Obat ini bekerja untuk mencegah, bukan mengobati saat mual sudah menyerang.
Perlu diingat, obat ini biasanya menyebabkan kantuk, jadi manfaatkanlah untuk tidur selama perjalanan.
Penutup
Jangan biarkan mabuk darat merusak kebahagiaan Anda bertemu keluarga.
Dengan persiapan yang tepat, perjalanan jauh pun akan terasa lebih singkat dan menyenangkan.
Selamat menikmati perjalanan!
Baca Juga: Mabuk Darat Saat Naik Mobil? Dokter THT Beri Tips Efektif: Lakukan Ini Sebelum Perjalanan
(*Mira)
















