Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pernahkah Anda bangun tidur dan mendapati bantal dalam keadaan basah karena air liur? Meski sering dianggap memalukan dan dikaitkan dengan tidur yang terlalu nyenyak, kondisi ini sebenarnya memiliki penjelasan medis.
Dalam istilah kedokteran, kondisi keluar air liur berlebih saat tidur dikenal sebagai sialorrhea.
Bagi sebagian besar orang, ngiler adalah respons tubuh yang wajar.
Namun, pada kondisi tertentu, hal ini bisa menjadi sinyal atau tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Sulit Tidur? Ini 4 Kartun Menyenangkan yang Bisa Menemani Insomnia Anda
Berikut adalah alasan mengapa kita sering ngiler dan kaitannya dengan kondisi tubuh.
1. Gravitasi dan Posisi Tidur
Penyebab paling umum dari ngiler adalah gaya gravitasi dan posisi tidur.
Saat tidur, otot-otot di seluruh tubuh, termasuk otot wajah dan mulut, akan rileks total.
Jika Anda tidur dengan posisi menyamping atau tengkurap, mulut cenderung terbuka.
Karena otot menelan sedang istirahat, air liur yang terakumulasi di mulut akan mengalir keluar mengikuti gravitasi. Ini jarang terjadi pada mereka yang tidur telentang.
2. Hidung Tersumbat (Alergi atau Infeksi)
Salah satu alasan utama seseorang bernapas lewat mulut adalah karena saluran pernapasannya terganggu.
Ketika hidung tersumbat akibat flu, pilek, atau alergi rhinitis, tubuh secara otomatis akan bernapas melalui mulut untuk mendapatkan oksigen.
Kondisi mulut yang terbuka inilah yang memicu air liur keluar lebih mudah saat tidur.
3. Tanda Sleep Apnea
















