Bidik Kemandirian Sektor Strategis, RI-Rusia Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Teknologi Tanpa Awak

Menperin Agus Gumiwang dan delegasi Rusia berdiri di panggung dengan latar belakang layar bertuliskan Indonesia-Russia Business Matching Road to INNOPROM 2026. (Dok. Kemenperin RI)
Menperin Agus Gumiwang dan delegasi Rusia berdiri di panggung dengan latar belakang layar bertuliskan Indonesia-Russia Business Matching Road to INNOPROM 2026. (Dok. Kemenperin RI)

“Kami menilai BCIC merupakan platform strategis bagi transfer teknologi dan percepatan modernisasi industri nasional menuju industri yang cerdas, hijau, dan inklusif,” tegasnya.

Investasi dan Perdagangan Meningkat

Secara ekonomi, kepercayaan pelaku industri Rusia terhadap Indonesia terus menguat.

Hingga Oktober 2025, nilai perdagangan nonmigas kedua negara tercatat meningkat menjadi US$ 4,04 miliar, sementara realisasi investasi Rusia hingga September 2025 mencapai US$ 147,2 juta.

Dalam kunjungan tersebut, satu kesepakatan telah resmi ditandatangani, yakni MoU terkait penelitian ilmiah penggunaan aman asbes krisotil antara Menperin RI dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, Anton Alikhanov.

Ke depan, Indonesia bersiap menjadi Partner Country pada pameran industri terbesar INNOPROM 2026 di Rusia, yang diharapkan menjadi momentum promosi kapabilitas manufaktur nasional ke pasar global.

(Ra)