Padukan Konservasi dan Adat, Titiek Soeharto Pimpin Penanaman Edelweiss di Bromo

Titiek Soeharto mengenakan topi rimba hitam dan jaket hitam tersenyum berfoto wefie bersama warga dan staf di taman bunga berlatar dataran tinggi. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Titiek Soeharto mengenakan topi rimba hitam dan jaket hitam tersenyum berfoto wefie bersama warga dan staf di taman bunga berlatar dataran tinggi. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Tanam Edelweiss itu memang indah sekali. Bunga yang tumbuh hanya di ketinggian, di gunung-gunung dengan ketinggian 1.300-an (mdpl). Dan itu bunga forever (bunga abadi), tidak bakal layu,” ujar Titiek di lokasi kegiatan.

Baca Juga: Beroperasi 15 Tahun, KPK Bongkar Praktik Tambang Emas Ilegal di Dekat Taman Nasional Komodo

Penanaman ini memiliki makna ganda yang sangat penting.

Di satu sisi, budidaya ini mencegah pengambilan Edelweiss liar di zona inti taman nasional yang dilindungi undang-undang.

Di sisi lain, ketersediaan bunga hasil budidaya menjamin masyarakat adat tetap dapat menjalankan tradisi tanpa harus merusak alam.

(ra)