Bukan Sekadar Pakan Ternak! Ini 5 Manfaat Ilmiah Rumput Gajah bagi Ekonomi dan Lingkungan

"Dikenal dengan nama latin Pennisetum purpureum, rumput gajah memiliki kandungan protein tinggi dan fungsi ekologis vital. Simak 5 manfaatnya berdasarkan data ilmiah di sini."
Dikenal dengan nama latin Pennisetum purpureum, rumput gajah memiliki kandungan protein tinggi dan fungsi ekologis vital. Simak 5 manfaatnya berdasarkan data ilmiah di sini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi para peternak di Indonesia, rumput gajah atau yang memiliki nama ilmiah Pennisetum purpureum (sekarang juga diklasifikasikan sebagai Cenchrus purpureus) adalah “emas hijau”.

Tanaman ini tumbuh subur di iklim tropis dan menjadi tulang punggung industri peternakan.

Namun, tahukah Anda bahwa manfaat tanaman asal Afrika ini jauh melampaui sekadar pengisi perut sapi?

Berdasarkan berbagai studi agrikultur dan lingkungan, rumput gajah memiliki peran vital dalam ekosistem dan potensi energi masa depan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tanaman Hias! Ini 5 Manfaat Kumis Kucing untuk Ginjal dan Kesehatan

Berikut adalah 5 manfaat rumput gajah berdasarkan data ilmiah yang perlu Anda ketahui.

1. Sumber Nutrisi Protein Tinggi untuk Penggemukan Ternak

Secara ilmiah, rumput gajah diakui sebagai hijauan pakan ternak (HPT) unggulan.

Berdasarkan data nutrisi, rumput gajah memiliki kandungan Protein Kasar (Crude Protein) yang cukup tinggi, berkisar antara 10% hingga 13% jika dipanen pada usia muda (sekitar 40-60 hari).

Kandungan serat kasarnya yang tinggi juga sangat baik untuk pencernaan hewan ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba.

Kombinasi nutrisi ini sangat efektif untuk mempercepat penambahan bobot badan ternak, menjadikannya pilihan ekonomis bagi peternak untuk meningkatkan produktivitas daging.

2. Mencegah Erosi dan Menjaga Kualitas Tanah

Rumput gajah memiliki sistem perakaran serabut yang sangat kuat, dalam, dan masif.

Dalam ilmu konservasi tanah, tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman penguat terasering di lahan miring.

Akar rumput gajah mampu mengikat partikel tanah dengan kuat, sehingga sangat efektif mencegah erosi atau tanah longsor saat hujan deras.

Selain itu, guguran daunnya yang membusuk dapat menjadi mulsa alami yang menjaga kelembapan tanah dan menambah bahan organik, menyuburkan tanah di sekitarnya.

3. Potensi Besar sebagai Energi Terbarukan (Biomassa)

Ini adalah fakta ilmiah yang menarik: Rumput gajah adalah kandidat kuat untuk sumber energi masa depan (biofuel).