Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat (Kwarda Kalbar) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2025.
Agenda lima tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (12/12) hingga Sabtu (13/12/2025) bertempat di Hotel Mercure Pontianak.
Baca Juga: Ria Norsan Usulkan 3 Proyek Raksasa ke Kementerian PUPR: Jembatan Kapuas 3 hingga Tol Kijing
Musda kali ini menjadi momentum strategis bagi organisasi kepanduan di Bumi Khatulistiwa.
Selain menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2020–2025, forum ini juga akan menyusun rencana strategis untuk periode 2025–2030 serta melaksanakan pemilihan Ketua Kwarda Kalimantan Barat yang baru.
Sebanyak 14 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Kalimantan Barat telah terkonfirmasi hadir sebagai peserta.
Delegasi dari setiap cabang terdiri dari Ketua Kwarcab, perwakilan pimpinan, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Kapusdiklatcab), serta Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC).
Capaian Digitalisasi dan Revitalisasi
Di bawah kepemimpinan Kak H. Syarief Abdullah Alkadrie, S.H., M.H., selama lima tahun terakhir, Kwarda Kalbar dinilai telah melakukan revitalisasi gerakan yang signifikan.
Salah satu capaian utamanya adalah transformasi digital melalui platform “AyoPramuka”, yang berhasil mendata potensi anggota secara real-time.
“Pramuka Kalimantan Barat kini telah terdata dengan jumlah 95.206 anggota. Digitalisasi ini memberikan kemudahan pengelolaan organisasi hingga ke level Gugus Depan,” ungkap pihak panitia dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Edi Kamtono Lepas 24 Pramuka ke Sintang, Ingatkan Misi Persaudaraan sebagai Kekuatan Bangsa
Selain penguatan data, Kwarda Kalbar juga mencatatkan pelaksanaan lebih dari 120 program kegiatan, mulai dari tingkat provinsi hingga partisipasi di kancah internasional.
Fokus pembinaan mencakup seluruh golongan peserta didik, mulai dari Siaga hingga Pandega, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Melalui Musda ini, Kwarda Kalbar berharap dapat terus mencetak individu berkualitas sebagai agen pembaharu yang berkarakter dan tangguh.
Dukungan dari pemerintah daerah, instansi, dan masyarakat diharapkan terus mengalir demi kemajuan generasi muda Kalimantan Barat.
(Ra)
















