“BNPB bersama TNI, BPBD Kabupaten Agam, Polri dan relawan kebencanaan terus melakukan mobilisasi logistik melalui darat, memastikan pasokan tetap tersedia dan menjangkau seluruh lokasi pengungsian,” bunyi keterangan resmi tim gabungan.
Guna memastikan distribusi logistik berjalan efektif, BNPB telah menempatkan tim pendukung operasi darurat di Pos Lapangan Gabungan yang berlokasi di Kantor Wali Nagari Salareh Aia Utara.
Koordinasi intensif terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan relawan, termasuk pengecekan kondisi jalan secara berkala dan penyiapan rute alternatif jika jalur utama terputus.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, air mineral, sembako, selimut, serta perlengkapan dapur umum.
Baca Juga: Optimalkan Jalur Darat dan Udara, BNPB Salurkan 14,78 Ton Bantuan Logistik ke Aceh
Pasokan Air Bersih dan Penjernih Air
Selain bahan makanan, ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama. Kerusakan infrastruktur akibat bencana menyebabkan pasokan air bersih bagi warga terganggu.
Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Agam telah mengerahkan mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter di beberapa titik strategis.
Dukungan teknis juga datang dari Detasemen Zeni Tempur 2/PS Kodam XX/TIB yang menerjunkan unit mobil penjernih air (Reverse Osmosis) berkapasitas 500 liter.
Alat ini difungsikan untuk menyuplai air bersih layak konsumsi ke posko-posko di wilayah terdampak Kecamatan Palembayan.
Sinergi antara instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan masyarakat diharapkan dapat memulihkan kondisi di Palembayan secepat mungkin.
(*Red)
















