“Maka saya meminta jajaran BUMN seperti Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan kemudian PU untuk bersama ke sini agar seluruh aset di Jawa Barat terjaga dan fungsi sungai, hutan, serta perkebunan bisa berfungsi kembali, sehingga bencana terhindar,” ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan maksud kedatangan mantan Bupati Purwakarta tersebut. Ia menyatakan bahwa pertemuan ini memang difokuskan untuk membahas isu-isu krusial terkait pertanahan.
“Dedi Mulyadi akan menemui KPK untuk membahas beberapa isu, seperti alih fungsi lahan dan aliran sungai,” jelas Budi Prasetyo.
Kunjungan Dedi Mulyadi datangi KPK ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret dalam tata kelola aset negara sekaligus mitigasi bencana di wilayah Jawa Barat melalui pendekatan pencegahan korupsi.
(*Red)
















