Tiga Desa di Simpang Hilir Terendam Banjir Rob, Warga Pesisir Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

"Banjir rob merendam tiga desa di Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara. Dipicu pasang laut dan cuaca ekstrem, BMKG peringatkan potensi banjir susulan. "
Banjir rob merendam tiga desa di Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara. Dipicu pasang laut dan cuaca ekstrem, BMKG peringatkan potensi banjir susulan. (Dok. Polres Kayong Utara)

Potensi Banjir Susulan

Masyarakat diminta untuk tidak lengah meskipun air sempat surut pada sore hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah pesisir seperti Sukadana, Simpang Hilir, dan Teluk Batang.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi masih akan terjadi dan berpotensi memicu banjir rob susulan pada pagi hingga siang hari dalam beberapa hari ke depan.

Pihak berwenang setempat, termasuk kepolisian yang melakukan pemantauan di lokasi, mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk ekstra hati-hati saat melaut mengingat kondisi ombak dan cuaca yang tidak stabil.

Warga yang tinggal di titik rawan banjir juga disarankan untuk mengamankan barang berharga dan segera menghubungi layanan darurat 110 jika debit air meningkat drastis secara tiba-tiba.

Hingga saat ini, warga memilih bertahan di rumah sembari terus memantau pergerakan air pasang.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengintai Perairan Kayong Utara, Polisi dan Dishub Perketat Izin Layar Speedboat

(*Mira)