“Ini jelas kesengajaan dari PLA (Tentara Pembebasan Rakyat China). Pemilihan lokasi di dekat Okinawa tampaknya menjadi pesan bahwa Beijing siap merespons bila Tokyo ikut campur urusan Taiwan,” analisis Lyle Morris dari Asia Society Policy Institute.
Jepang bereaksi keras dengan memanggil Duta Besar China, Wu Jianghao, untuk melayangkan protes diplomatik.
Di sisi lain, Australia turut mengecam tindakan provokatif tersebut, sementara Amerika Serikat memilih sikap hati-hati, diduga karena Presiden Donald Trump sedang mempersiapkan kunjungan dagang ke Beijing.
(ra)
















