“Air pasang mulai dirasakan sejak Sabtu pagi, sempat surut, tapi Senin pagi ini naik lagi cukup tinggi. Saat ini fokus utama adalah membantu mobilitas warga di jalan yang terendam,” ujarnya.
Waspada Pasang Susulan
Fenomena ini sejalan dengan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat.
Kenaikan debit air laut ini diperparah oleh curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah pesisir Kalbar dalam beberapa hari terakhir.
Meski pada Senin siang air mulai berangsur surut, potensi banjir rob susulan masih membayangi, terutama saat fase pasang air laut di malam hari.
Nelayan dan warga pesisir diimbau untuk tidak memaksakan aktivitas di laut jika gelombang masih tinggi dan cuaca tidak bersahabat.
Baca Juga: Banjir Rob di Pontianak dan Kubu Raya Lumpuhkan Aktivitas Warga
(*Mira)
















