“Mudah-mudahan ini menjadi prioritas. Kami ingin mendorong dan menguatkan Balai supaya lebih berdaya. Yang utama adalah aspek teknokratis berbasis data riil di lapangan,” tambahnya.
Baca Juga:
Sinergi antara Pemkab KKU dan BWS ini diharapkan menjadi kunci untuk membuka keran pembangunan yang sempat tersendat.
Romi optimistis, dengan perencanaan matang, masalah klasik seperti krisis air bersih saat kemarau atau gagal panen akibat irigasi rusak dapat diminimalisir.
“Semua ini pada akhirnya untuk masyarakat Kayong Utara,” pungkas Romi menutup pertemuan.
(ra)
















