“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa kemudahan layanan perbankan tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau saudara-saudara kita di kepulauan. Dengan produk digital Bank Kalbar, transaksi usaha menjadi lebih cepat, aman, dan tercatat rapi,” ujar Dede dalam pemaparannya.
Selain digitalisasi, fokus sosialisasi juga menyasar pada penguatan modal usaha.
Tim Bank Kalbar menjelaskan berbagai fasilitas kredit yang dapat diakses oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka, mulai dari sektor kuliner, homestay, hingga usaha kelautan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh perangkat desa dan masyarakat setempat yang memadati aula pertemuan.
Kehadiran Bank Kalbar diharapkan dapat membuka wawasan finansial masyarakat pulau serta menjadi jembatan bagi UMKM Lemukutan untuk naik kelas.
(ra)
















