Sekda Pontianak Ultimatum Direksi Baru PDAM: Capai 4 Target atau Dievaluasi di Tengah Jalan

"Sekda Pontianak Amirullah tetapkan 4 target kinerja bagi direksi baru PDAM Tirta Khatulistiwa. Tekankan penurunan kebocoran air dan ancaman evaluasi jabatan."
Sekda Pontianak Amirullah tetapkan 4 target kinerja bagi direksi baru PDAM Tirta Khatulistiwa. Tekankan penurunan kebocoran air dan ancaman evaluasi jabatan. (Dok. Ist)

Amirullah merincikan empat pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan direksi baru sesuai arahan Wali Kota Pontianak selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

  1. Percepatan cakupan layanan hingga 100 persen. Data saat ini menunjukkan cakupan layanan baru mencapai 90,6 persen. Artinya, masih ada sekitar 9,4 persen warga Pontianak yang belum menikmati air bersih perpipaan.
  2. Menekan angka kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW). Saat ini tingkat kebocoran masih cukup tinggi di angka 30,4 persen.

“Artinya, dari 10 unit air yang diproduksi, tiga unit hilang. Targetnya harus turun hingga sekitar 26 persen. Meski kita lebih baik dari daerah lain, target tetap harus di bawah 30 persen,” jelasnya.

  1. Ketiga, peningkatan kualitas layanan (service excellent). Masyarakat menuntut air yang mengalir lancar, memiliki tekanan yang kuat, kualitas yang jernih, serta pasokan yang tetap stabil meski di musim kemarau.
  2. P Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Khatulistiwa wajib menghasilkan laba untuk berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Amirullah meminta soliditas seluruh pegawai, mulai dari staf hingga jajaran direksi.

Ia menekankan bahwa pencapaian indikator kinerja ini adalah tanggung jawab kolektif.

“Empat hal ini cakupan layanan 100 persen, kebocoran di bawah 30 persen, kualitas pelayanan, dan laba harus kita wujudkan bersama. Saya dan jajaran Dewas akan mengawal ketat kinerja perusahaan ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Periode 2025-2030, Perumda Tirta Khatulistiwa Usahakan Angka Kebocoran Menurun

(*Mira)