Berkisah tentang seorang wanita berusia 30-an yang merasa paling nyaman saat bekerja sebagai pegawai minimarket dan dianggap aneh oleh orang-orang di sekitarnya.
Buku ini tidak menawarkan solusi motivasi, tetapi justru merayakan “keanehan” dan pilihan hidup yang berbeda. Membacanya akan membuat Anda merasa divalidasi bahwa tidak apa-apa untuk tidak mengikuti standar kesuksesan orang lain dan menjalani hidup dengan cara Anda sendiri yang autentik.
4. 1984 – George Orwell (Fiksi Distopia)
Meskipun ditulis puluhan tahun lalu, novel klasik ini terasa semakin relevan di era digital saat ini.
Kisah tentang pengawasan massal (surveillance), manipulasi kebenaran, dan hilangnya privasi di bawah rezim otoriter akan membuat bulu kuduk Anda berdiri.
Bagi Gen Z yang hidup berdampingan dengan algoritma media sosial, hoaks, dan cancel culture, buku ini menjadi peringatan keras tentang betapa berharganya kebebasan berpikir dan privasi.
“1984” akan melatih Anda untuk lebih waspada terhadap informasi yang Anda terima dan tidak mudah menelan propaganda mentah-mentah.
5. Dunia Sophie – Jostein Gaarder (Filsafat)
Filsafat sering dianggap rumit dan membingungkan, namun novel ini berhasil menyajikannya dengan cara yang sangat renyah dan penuh misteri.
Buku ini mengisahkan seorang gadis remaja bernama Sophie yang menerima surat-surat misterius berisi pertanyaan mendasar tentang kehidupan.
Melalui perjalanan Sophie, pembaca diajak menelusuri sejarah pemikiran manusia dari zaman Yunani kuno hingga masa kini.
Buku ini sangat penting bagi Gen Z untuk melatih critical thinking.
Di tengah banjir informasi, kemampuan untuk bertanya “siapa kita?” dan “mengapa dunia begini?” adalah fondasi mental yang kuat agar tidak mudah terombang-ambing oleh tren sesaat.
Membaca buku-buku di atas mungkin tidak akan memberikan tips instan untuk menjadi kaya atau produktif dalam semalam.
Namun, buku-buku tersebut menawarkan sesuatu yang jauh lebih berharga: perspektif baru, kedalaman berpikir, dan kepekaan rasa yang akan membentuk Anda menjadi manusia yang lebih utuh dan bijaksana.
Baca Juga: Sisi Gelap yang Memikat: 4 Hal Menarik dari Buku ‘Malam Terakhir’ Karya Leila S. Chudori
(*Mira)















