Untuk mendukung akomodasi dan posko darurat di lokasi bencana yang minim fasilitas, dikirimkan juga perangkat tenda lengkap dengan total berat mencapai lebih dari 1 ton (terdiri dari kain tenda, tiang, dan konektor), serta 15 unit tempat tidur lapangan (velbed).
Selain kebutuhan dasar, peralatan teknis kelistrikan juga menjadi prioritas mengingat seringnya terjadi pemadaman listrik di area bencana.
Bantuan mencakup 3 unit genset portabel dan panel surya seberat 105 kg untuk memastikan komunikasi dan penerangan tetap berjalan.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengonfirmasi rincian data tersebut. Ia menyebutkan bahwa selain peralatan berat, logistik pendukung seperti 620 kg jas hujan, karung goni, dan lampu penerangan juga disertakan dalam pengiriman kali ini.
“Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan kami memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” jelasnya singkat.
Seluruh bantuan ini dikemas dalam puluhan koli kargo untuk memudahkan mobilisasi dan diharapkan segera tiba di lokasi bencana guna mempercepat proses pemulihan wilayah Sumatera Utara.
Baca Juga: Kemenhut Bantah Isu Pembalakan Liar Terkait Kayu Gelondongan di Banjir Sumut
(*Mira)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















