Akses Darat Putus Total, BNPB Tempuh Jalur Langit Tembus Isolasi Desa Sihaporas

Helikopter BNPB mendarat di tepi sungai demi antarkan bantuan warga yang terisolir akibat bencana hidrometeorologi di Desa Sihaporas, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Sabtu (29/11/2025).
Helikopter BNPB mendarat di tepi sungai demi antarkan bantuan warga yang terisolir akibat bencana hidrometeorologi di Desa Sihaporas, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Sabtu (29/11/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

“Pernah dilatih pendaratan di tepi air?” tanya pilot senior.

“Siap, Capt. Prosedur dilatih dan berhasil. Kami siap.”

“Oke good. Mari turunkan perlahan, di kerikil basah itu.”

Dengan manuver presisi, helikopter menukik tajam. Skid pendaratan akhirnya menyentuh batu-batu kerikil di tepi sungai dengan mulus.

Tanpa mematikan mesin, kru bergerak cepat menurunkan kotak-kotak jingga berisi logistik BNPB seperti makanan dan obat-obatan.

Warga Desa Sihaporas yang sebelumnya terputus dari dunia luar segera berdatangan. Wajah cemas berubah menjadi kelegaan saat mereka menyentuh bantuan yang menjadi penyambung hidup di tengah bencana hidrometeorologi ini.

Misi ini membuktikan bahwa ketika akses darat lumpuh total, jalur udara menjadi tali penghubung terakhir yang krusial.

Keberhasilan pendaratan di medan ekstrem ini menjadi catatan penting bagi operasi kemanusiaan BNPB dalam melayani masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga: BNPB: Korban Bencana di Sumatera Terus Bertambah, 174 Meninggal dan 79 Masih Hilang

(*Red)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id