Segelas es tebu bisa mengandung kalori yang setara dengan sepiring kecil nasi, namun tidak memberikan rasa kenyang yang sama.
Kandungan polikosanol dalam tebu memang baik, namun jika dikonsumsi berlebihan, kelebihan gulanya akan disimpan tubuh sebagai lemak.
Jika Anda sedang dalam program diet atau menjaga berat badan, es tebu bukanlah teman yang baik.
4. Bahaya Oksidasi (Cepat Basi)
Sari tebu memiliki sifat yang sangat mudah teroksidasi.
Hanya dalam waktu 15-20 menit setelah diperas, jika tidak segera didinginkan atau diminum, sari tebu akan bereaksi dengan udara dan mulai berubah warna menjadi gelap.
Proses oksidasi ini tidak hanya merusak rasa, tetapi juga mengubah kandungan zat di dalamnya menjadi racun ringan yang dapat memicu sakit perut atau pusing.
Oleh karena itu, hindari membeli es tebu yang sudah diperas lama dan didiamkan dalam wadah terbuka.
Minum es tebu sesekali untuk menyegarkan diri sebenarnya sah-sah saja, asalkan Anda jeli.
Pastikan Anda membeli di tempat yang higienis (batang tebu dicuci, mesin bersih), batasi porsinya agar tidak berlebihan gula, dan pastikan tebu diperas dadakan di depan mata Anda.
Baca Juga: 4 Manfaat Buah Kesemek yang Jarang Diketahui, Baik untuk Mata dan Imunitas
(*Mira)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















