“Meskipun akun tersebut anonim, kami akan tetap melakukan proses pemeriksaan terhadap kebenaran unggahan yang menuding Kabid Propam Polda Sumut diduga melakukan pemerasan,” jelas Ferry.
Irwasda Polda Sumut, Kombes Nanang Masbudhi, menambahkan bahwa tim khusus telah dibentuk untuk menelusuri kebenaran dari keluhan-keluhan yang viral di jagat maya tersebut.
Langkah cepat ini menjadi sinyal bahwa Polda Sumut tidak antikritik, bahkan terhadap informasi yang bersumber dari media sosial sekalipun.
(ra)
















