Pemicu: Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem ini dipicu oleh dua sistem cuaca signifikan, yakni Siklon Tropis KOTO di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B di Selat Malaka.
“Bibit Siklon 95B memengaruhi pembentukan awan konvektif yang meluas di atas Aceh hingga Sumatera Utara sehingga menyebabkan meningkatnya curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir,” bunyi laporan BMKG.
Siklon ini juga memicu gelombang tinggi di perairan Selat Malaka dan Samudra Hindia barat Aceh hingga Nias.
Imbauan Kesiapsiagaan
Menyikapi kondisi ini, BNPB terus memonitor situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Masyarakat diminta untuk tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih dapat berlangsung.
“Bagi warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan, bantaran sungai, dan wilayah rawan longsor dapat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat mengguyur wilayah tempat tinggal lebih dari satu jam,” imbau BNPB.
(*Red)
















