Masuki Hari Ke-10, Tim Gabungan Gelar Operasi SAR Terakhir Cari 16 Korban Longsor Banjarnegara

"Sejumlah alat berat dikerahkan dalam operasi pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (22/11/2025)."
Sejumlah alat berat dikerahkan dalam operasi pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (22/11/2025). (Dok. BNPB Indonesia)

Faktakalbar.id, BANJARNEGARA – Upaya pencarian dan pertolongan (Search and Rescue – SAR) terhadap korban bencana alam di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mencapai puncaknya.

Pada hari ini, Selasa (25/11/2025), tim gabungan secara resmi menggelar operasi SAR terakhir.

Baca Juga: Langit ‘Disulap’ Cerah, Operasi SAR Banjarnegara Ditambah 3 Hari Buru 16 Korban

Langkah ini diambil setelah sepuluh hari penuh tim berjibaku di lapangan. Fokus utama operasi pamungkas ini adalah menemukan 16 warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang tertimbun material longsor.

Untuk memaksimalkan upaya di hari terakhir, ratusan personel gabungan dikerahkan dengan kekuatan penuh. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 25 unit alat berat diterjunkan untuk menyisir Sektor C.

Area ini merupakan bagian paling bawah atau yang dikenal sebagai “lidah longsoran”, yang diyakini kuat menjadi lokasi terakhir keberadaan para korban yang belum ditemukan.

Sebelumnya, pencarian intensif di Sektor A dan B telah dilakukan secara menyeluruh dan berhasil mengevakuasi beberapa korban jiwa.

Kini, seluruh harapan dan tenaga dipusatkan pada Sektor C sebagai penentu dari rangkaian panjang misi kemanusiaan ini.